ILMU TAJWID
pengertian dan hukum ilmu tajwid sudah saya terangkan di postingan terdahulu. dan sekarang marilah kita bahas satu persatu ilmu tajwid tersebut.
Hukum bacaan Ilmu Tajwid ada 8 yaitu :
pengertian dan hukum ilmu tajwid sudah saya terangkan di postingan terdahulu. dan sekarang marilah kita bahas satu persatu ilmu tajwid tersebut.
Hukum bacaan Ilmu Tajwid ada 8 yaitu :
- HUKUM BACAAN MAD
- HUKUM BACAAN GHUNNAH
- HUKUM BACAAN QOLQOLAH
- HUKUM BACAAN NUN SUKUN ATAU TANWIN
- HUKUM BACAAN MIM SUKUN
- HUKUM BACAAM LAM TA’RIF / ALIF LAM SUKUN / AL
- HUKUM BACAAN TAFHIM (TEBAL) DAN TARQIQ (TIPIS)
- HUKUM BACAAN IDGHOM
I. HUKUM BACAAN MAD
1. MAD THOBI’I
Apabila
ada :
a) Alif mati/sukun (ا)sesudah harokat Fathah
b) Ya’ mati/sukun (يْ)sesudah harokat Kasroh
c) Wawu mati/sukun (وْ) sesudah harokat Dhommah
Artinya
: Mad (Panjang) Thobi’i (Asli/Biasa).
Dibaca
2 harokat/ketukan (1 Alif).
Contoh
:
وكَانُوۡا قِيۡلَ
وَدُوۡدٌ
2.
MAD WAJIB MUTTASHIL
Apabila
ada Mad Thobi’i bertemu dengan Hamzah dalam satu kalimat.
Artinya
: Mad (Panjang) Wajib (Wajib) Muttashil (bersambung).
Dibaca
5 harokat/ketukan (2,5 Alif).
Contoh
:
إِذَا
جَآءَ سُوۡءُ
3.
MAD JAIZ MUNFASHIL
Apabila
ada Mad Thobi’i bertemu dengan Hamzah di luar/lain kalimat.
Artinya
: Mad (Panjang) Jaiz (Boleh) Munfashil (Terpisah)
Dibaca
2/4/6 harokat/ketukan (1/2/3 Alif).
Contoh
:
وَمَآ
أُمِرُوۡآ إِلَّا إِنِّيٓ
أَعۡلَمُ
4.
MAD LIIN/LAYYIN
Apabila ada
a) Wawu mati/sukun (وْ) sesudah harokat fathah.
b) Ya’ mati/sukun (يْ) sesudah harokat fathah.
Artinya : Mad
(Panjang) Liin/Layyin (Lunak).
Dibaca 1
ketukan. Contoh :
بَيۡنَ سَوۡفَ
5.
MAD ‘ARIDH LISSUKUN
Apabila
ada Mad Thobi’i dan Mad Liin/Layyin
bertemu dengan huruf hidup yang di waqofkan
Artinya
: Mad (Panjang) ‘Aridh (Ganti) Lissukun (Sukun/mati).
Dibaca
2/4/6 harokat/ketukan (1/2/3 Alif). Contoh :
خَالِدُوۡنَ مِنَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ مِنۡ خَوۡفٍ
6.
MAD IWADH
Apabila
ada Fathatain di waqofkan selain huruf Ta’ Marbutoh.
Artinya
: Mad (Panjang) Iwadh (Ganti).
Dibaca
2 harokat/ketukan (1 Alif). Contoh :
سَرَاباً دِهَاقًا نِسَاءً
7.
MAD SHILAH QOSHIROH
Apabila
ada Ha’ Dhommir bertemu dengan semua huruf Hija’iyyah selain huruf Alif
dan huruf sebelumnya tidak mati/sukun.
Artinya
: Mad (Panjang) Shilah (Terhubung) Qoshiroh (Pendek).
Dibaca
2 harokat/ketukan (1 Alif). Contoh :
مَعَهُۥجَمِيۡعًا لَهُۥقَانِتُوۡنَ
8.
MAD SHILAH THOWILAH
Apabila
ada Ha’ Dhomir bertemu dengan huruf Alif dan huruf sebelumnya tidak
mati/sukun.
Artinya
: Mad (Panjang) Shilah (Terhubung) Thowilah (Panjang).
Dibaca
4/5 harokat (2/2,5 Alif). Contoh :
9.
MAD TAMKIN
Apabila
ada Ya’ double, yang pertama ya’ bertasydid dan berharokat kasroh
dan yang kedua berharokat sukun.
Artinya
: Tamkin (Penetapan).
Dibaca
2 harokat (1 Alif). Contoh :
حُيِّيۡتُمۡ نَبِيِّيۡنَ
10.
MAD BADAL
Apabila
ada 2 huruf Hamzah/Alif, yang pertama berharokat dan yang kedua di
sukun (mati), maka Hamzah di ganti dengan
a) Alif (أ) jika Alif/Hamzah yang pertama berharokat fathah.
Contoh
: اٰمَنُوۡا
b) Wawu (و) jika Alif/Hamzah yang pertama berharokat dhomah.
Contoh
: أُوۡتُوۡا
c) Ya’ (ي) jika Alif/Hamzah yang pertama berharokat kasroh.
Contoh
: إِيۡمَانًا
Artinya
: Mad (Panjang) Badal (Ganti).
Dibaca
2 harokat/ketukan (1 Alif).
11.
MAD LAZIM MUTSAQOL
KILMI/MAD LAZIM KALIMI MUTSAQOL
Apabila
ada Mad Thobi’i bertemu dengan huruf bertasydid.
Artinya
: Mad (Panjang) Lazim (Wajib) Mutsaqol (Diberatkan) Kilmi
(Sebangsa kalimat).
Dibaca
6 harokat/ketukan (3 Alif). Contoh :
وَلَا ٱلضَّآلِّيۡنَ ٱلطَّآمَّةُ ٱلصَّآخَّةُ
12.
MAD LAZIM MUKHOFFAF
KILMI / MAD LAZIM KALIMI MUKHOFFAF
Apabila
ada Mad Thobi’i bertemu dengan huruf yang di sukun.
Artinya
: Mad (Panjang) Lazim (Wajib) Mukhoffaf (Diringankan) Kilmi
(Sebangsa kalimat).
Dibaca
6 harokat/ketukan (3 Alif).
Hanya
ada 1 di dalam Al Qur’an yaitu pada surat Yunus ayat : 51
Contoh
:
ءَآلۡـٰٔنَ وَقَدۡ
كُنۡتُمۡ بِهِۦ تَسۡتَعۡجِلُوۡنَ ٥١
13.
MAD LAZIM MUTSAQOL
HARFY / MAD LAZIM HARFY MUSYABBA’
Apabila
ada permulaan surat yang terdapat salah satu huruf
ن ق ص ع س ل ك م
Artinya
: Mad (Panjang) Lazim (Wajib) Mutsaqol (Diberatkan) Harfy
(Sebangsa huruf).
Dibaca
6 harokat/ketukan (3 Alif). Contoh :
الٓمٓ طٰسٓمٓ كٓهٰيٰعٓصٓ الٓمٓرٰ الٓمٓصٓ
14.
MAD LAZIM MUKHOFFAF
HARFY
Apabila
ada permulaan surat yang terdapat salah satu huruf
ح ي ط ه ر
Artinya
: Mad (Panjang) Lazim (Wajib) Mutsaqol (Diberatkan) Harfy
(Sebangsa huruf).
Dibaca
2 harokat/ketukan (1 Alif). Contoh :
حٰمٓ يٰسٓ طٰهٰ الٓرٰ
15.
MAD FARQY
Apabila
ada Mad Badal bertemu dengan huruf bertasydid.
Dinamakan
Mad Farqy karena untuk membedakan bahwa Hamzah tersebut adalah Hamzah
yang digunakan untuk bertanya.
Bisa
saja di sebut dengan Mad Istifham (pertanyaan).
Artinya
: Mad (Panjang) Farqy (Pembeda).
Dibaca
6 harokat/ketukan (3 Alif).
Hanya
ada 4 tempat di dalam Al Qur’an yaitu :
a) Surat Al An’am ayat 143-144
قُلۡ ءَآلذَّكَرَيۡنِ حَرَّمَ أَمِ الۡأُنۡثَيَيۡنِ
b) Surat Yunus ayat 59
قُلۡ ءَآللّٰهُ أَذِنَ لَكُمۡ
c) Surat An Naml ayat 59
ءَآللّٰهُ خَيۡرٌ أَمَّا يُشۡرِكُوْنَ
٥٩
Hukum bacaan selanjutnya adalah ghunnah, yang dapat kita baca di Hukum Bacaan ghunnah.
Saya ucapkan selamat belajar dan semoga bisa menjadi amal baik bagi kita semua..amiin
kalau kurang jelas bisa ditanyakan lewat kolom komentar.salam SUPER AL QUR'AN